Tentang Mahasiswa
Hallo, nama saya Sarminah, yang akrab disapa Mina. Saya merupakan mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru tahun 2026, dengan latar belakang pendidikan S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar dari Universitas Cokroaminoto Palopo. Saya berasal dari Desa Lakawali, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, sebuah daerah yang menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup dan pembentukan karakter saya.
Riwayat pendidikan saya dimulai dari SDN 231 Lakawali, kemudian melanjutkan ke SMPN 3 Malili, dan SMAN 1 Luwu Timur. Pengalaman pendidikan tersebut menjadi fondasi bagi saya dalam menumbuhkan semangat belajar serta komitmen untuk berkontribusi di dunia pendidikan, khususnya sebagai calon guru sekolah dasar yang profesional.
Di luar kegiatan akademik, saya memiliki minat yang beragam, di antaranya memasak, membaca novel romantis, serta menonton film horor sebagai sarana relaksasi. Selain itu, saya juga menyukai kegiatan merawat diri (self-care) dan berkebun, khususnya menanam sayuran di halaman rumah. Kegiatan-kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hobi, tetapi juga membantu saya dalam menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan akademik.
Keunikan Daerah
Kabupaten Luwu Timur memiliki beragam keunikan yang mencerminkan kekayaan budaya dan potensi daerahnya. Salah satu nilai yang masih dijunjung tinggi oleh masyarakat adalah semangat gotong royong, yang tercermin dalam kegiatan rutin seperti kerja bakti setiap hari Jumat untuk membersihkan masjid maupun lingkungan desa. Selain itu, tradisi rewang juga masih dilestarikan, yaitu kebiasaan saling membantu ketika ada warga yang menyelenggarakan acara, sebagai wujud solidaritas dan kebersamaan masyarakat.
Dari sisi lingkungan, Luwu Timur dikenal dengan suasana alam yang sejuk dan asri, serta memiliki berbagai destinasi wisata alam yang menarik, seperti Danau Matano, Air Terjun Mata Buntu, dan Sungai Uelanti. Keindahan alam ini menjadi daya tarik tersendiri sekaligus sumber pembelajaran kontekstual bagi masyarakat, khususnya dalam mengenal lingkungan sekitar.
Selain kekayaan budaya dan alam, Luwu Timur juga memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Sektor pertanian dan perkebunan berkembang pesat, dengan komoditas unggulan seperti merica dan cengkeh. Di bidang perikanan, hasil yang melimpah turut mendukung perekonomian masyarakat. Tidak hanya itu, Luwu Timur juga dikenal sebagai salah satu daerah pertambangan, dengan keberadaan perusahaan besar seperti PT Vale Indonesia (dahulu PT Inco) yang berkontribusi dalam pengelolaan sumber daya mineral. Keberagaman potensi ini menjadikan Luwu Timur sebagai daerah yang tidak hanya kaya akan sumber daya, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal yang tetap terjaga hingga saat ini.
Motivasi
Motivasi saya menjadi guru berawal dari pengalaman saat kelas 3 Sekolah Dasar, ketika saya dibimbing oleh guru yang kreatif, hangat, dan penuh perhatian. Beliau menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan melalui kegiatan seperti origami dan kerajinan, serta menanamkan nilai bahwa setiap anak memiliki hak belajar dan kecerdasan yang berbeda.
Pengalaman tersebut mengubah saya dari kurang berminat belajar menjadi lebih semangat, antusias, dan berprestasi. Dari sinilah saya menyadari bahwa guru memiliki peran penting dalam membentuk motivasi dan masa depan peserta didik. Hal ini menjadi inspirasi bagi saya untuk menjadi guru yang mampu menciptakan pembelajaran yang bermakna, memahami kebutuhan murid, dan memotivasi mereka untuk berkembang.
Tujuan
Sejak itu, saya bercita-cita menjadi guru Sekolah Dasar yang profesional, kreatif, dan berempati tinggi. Saya ingin menghadirkan pembelajaran yang bermakna serta relevan dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Bagi saya, peran guru bukan hanya mengajar, tetapi juga mendidik murid agar memiliki pengetahuan luas dan menjunjung tinggi nilai-nilai kehidupan.
Saya berkomitmen menanamkan pemahaman bahwa proses belajar lebih penting daripada hasil akhir, serta membangun keyakinan bahwa setiap anak mampu berkembang melalui usaha yang sungguh-sungguh. Selain itu, saya ingin menjadi guru yang reflektif dan terus belajar, serta mampu menjalin hubungan yang hangat sehingga tidak hanya dihormati, tetapi juga dipercaya dan dirindukan oleh peserta didik.
